Ini merupakan kisah dimana bumi sudah dianggap tidak layak untuk menjadi tempat tinggal manusia dan bumi berubah menjadi tumpukan sampah yang tidak dapat diaur ulang akibat kemajuan teknologi yang begitu pesat. Manusia sudah berusaha untuk mencari planet lain untuk tempat tinggal mereka. Akan tetapi tidak ada palnet yang seperti bumi. Mereka akhirnya memutuskan untuk menciptakan pesawat luar angkasa untuk tempat tinggal mereka sementara karena manusia membuat robot yang ditinggal dibumi yang ditugaskan untuk membersihkan sampah tersebut dengan cara dipres dan diberi nama WALL-E.
Senin, 19 Desember 2016
PENGOLAHAN BAHASA ALAMI
Natural Language Processing biasa disebut dengan Pemrosesan Bahasa Alami adalah Bidang Artificial Intelligence yang berurusan dengan pemahaman bahasa (alami) manusia (bahasa inggris, jerman, Indonesia dan lain-lain). Bahasa alami atau yang disebut dengan natural language adalah suatu bahasa yang diucapkan, ditulis, disyaratkan oleh manusia untuk berkomunikasi umum. Jadi bahasa alami/ natural language yaitu bahasa yang dimengerti oleh manusia. Bahasa alami pada prinsipnya adalah suatu bentuk representasi dari suatu pesan yang akan dikomunikasikan antar manusia. Representasinya dapat berupa ucapan/ suara (spoken language), namun juga bisa dinyatakan berupa tulisan.
Minggu, 13 November 2016
Jumat, 04 November 2016
LATIHAN ARRAY PADA JAVA
HARI DALAM SEMINGGU
Input :
/**
*
* @author Raden Rivaldy E.P-18114706-3KA04
*/
public class testarray {
public static void main(String[] args) {
String [] day = {"Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"};
for (int i=0; i<day.length;i++){
System.out.println(day[i]);
}
}
}
Output :
Input :
/**
*
* @author Raden Rivaldy E.P-18114706-3KA04
*/
public class testarray {
public static void main(String[] args) {
String [] day = {"Monday","Tuesday","Wednesday","Thursday","Friday","Saturday","Sunday"};
for (int i=0; i<day.length;i++){
System.out.println(day[i]);
}
}
}
Output :
Minggu, 09 Oktober 2016
Review: SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT KUCING BERBASIS WEB MENGGUNAKAN FRAMEWORK CODEIGNITER
Diambil dari jurnal yang berjudul:
SISTEM PAKAR UNTUK DIAGNOSA PENYAKIT KUCING BERBASIS WEB MENGGUNAKAN
FRAMEWORK CODEIGNITER
WEB BASED EXPERT SYSTEM FOR DIAGNOSING CAT DISEASE USING CODEIGNITER
FRAMEWORK
Deby
Saputra1, Uning Lestari2, Edhy Sutanta3
1,2,3 Teknik Informatika, FTI, Institut Sains & Teknologi AKPRIND
artupasybed@gmail.com1, uning@akprind.ac.id2, edhy_sst@akprind,ac.id
Minggu, 02 Oktober 2016
Minggu, 19 Juni 2016
KEY PERFORMANCE INDICATOR DAN METRIC
Key Performance Indicator dan Metric
Hampir kebanyakan orang beranggapan ada kesamaan antara Key Performance Indicator (KPI) dan Metric. Anggapan itu tidak sepenuhnya salah, karena sebenarnya KPI itu adalah metric, tapi tidak semua metric itu adalah KPI. Nah, terus bagaimana menjelaskannya? Jawaban sebenarnya adalah bagaimana membedakan antara metricyang merupakan KPI dan metric yang hanya merupakan ukuran saja / indicator only.
Dari namanya, Key Performance Indicator sudah menyebutkan, performance indicator atau penunjuk kinerja. Contohnya performance suatu proses diukur atau ditunjuk melalui suatu KPI. KPI bukan hanya mengukur suatu panjang, suatu waktu proses, suatu umur alat tetapi lebih tepat ukuran dari suatu performance atau kinerja. Lebih lanjut, KPI merupakan ukuran kunci (key) terhadap bisnis atau kesuksesan, bukan hanya ukuran seadanya / sambil lalu dari suatu bisnis proses. Dengan demikian, KPI sangat erat berhubungan dengan obyektif dari proses yang akan diukur.
Minggu, 01 Mei 2016
MANAJEMEN HUBUNGAN BISNIS
PENDAHULUAN DAN CAKUPAN
Keberhasilan jangka panjang dari penyedia layanan Teknologi Informasi (TI) tergantung pada hubungan dengan pelanggan. Seperti di banyak aspek kehidupan lainnya, hubungan jangka panjang yang efektif membutuhkan komitmen dan usaha dari kedua belah pihak dalam rangka mengembangkan dan menjaga kepercayaan dan pemahaman yang akan mendukung hubungan melalui masa-masa baik dan buruk.
Keberhasilan jangka panjang dari penyedia layanan Teknologi Informasi (TI) tergantung pada hubungan dengan pelanggan. Seperti di banyak aspek kehidupan lainnya, hubungan jangka panjang yang efektif membutuhkan komitmen dan usaha dari kedua belah pihak dalam rangka mengembangkan dan menjaga kepercayaan dan pemahaman yang akan mendukung hubungan melalui masa-masa baik dan buruk.
Dalam arti luas hubungan antara pelanggan dan penyedia
layanan TI meliputi spektrum penuh dari interaksi bisnis antara mereka, dari
hal-hal operasional berkaitan dengan pemberian layanan dan kinerja operasional,
melalui isu-isu taktis, seperti mengembangkan persyaratan atau mungkin kasus
bisnis untuk baru atau diubah layanan, untuk pengembangan strategi jangka
panjang. Bab 13 buku ini menjelaskan bagaimana manajemen tingkat layanan
(Service Level Management) (SLM) menyediakan platform untuk mengelola hubungan
relatif terhadap isu-isu taktis operasional dan tingkat yang lebih rendah. Bab
ini menjelaskan cara manajemen hubungan bisnis (Business Relationship
Management) (BRM) digunakan untuk menyelaraskan kegiatan penyedia layanan
dengan kebutuhan pelanggan dengan ing pembangunan, memperkuat dan
mempertahankan hubungan untuk isu-isu strategis dan tingkat yang lebih tinggi
taktis, dan bagaimana BRM berhubungan dengan lainnya proses ITIL.
Senin, 18 April 2016
SERVICE MANAGEMENT
Service (Pelayanan)
Service adalah sarana penyampaian nilai kepada pelanggan
dengan memfasilitasi yang dinginkan pelanggan tanpa biaya dan risiko
spesifik.
Nilai layanan kepada pelanggan secara langsung tergantung
pada seberapa baik layanan memfasilitasi pelanggan tersebut. Di masa lampau,
penyedia layanan sering berfokus pada teknis (sisi penawaran) pandangan apa
yang merupakan layanan, bukan pada sisi konsumsi.
·
Manajemen Pelayanan dapat menyediakan
pelayanan sebagai berikut:
·
Memahami layanan yang mereka sediakan baik dari
konsumen dan perspektif penyedia
·
Memastikan bahwa layanan berjalan dengan baik
agar pelanggan mendapatkan yang diinginkan
·
Memahami service yang diberikan untuk pelanggan
karena kepuasan pelanggan adalah yang utama
·
Memahami dan mengelola semua biaya dan risiko
yang berkaitan dengan pemberian layanan tersebut.
Senin, 11 Januari 2016
PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI (2)
1.
PENGERTIAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN DALAM ORGANISASI
a)
Pengertian Keputusan
Menurut Ralp C. Davis, keputusan adalah hasil pemecahan
masalah yang dihadapinya dengan tegas. Suatu keputusan merupakan jawaban yang
pasti terhadap suatu pertanyaan. Keputusan harus menjawab pertanyaan tentang
apa yang dibicarakan dalam hubungannya dengan perencanaan. Keputusan dapat pula
berupa tindakan terhadap pelaksanaan yang sangat menyimpang dari rencana
semula.
b) Pengertian
Pengambilan Keputusan
Stephen P. Robbins menyatakan bahwa pembuatan keputusan
merupakan suatu proses yang meliputi delapan langkah termasuk identifikasi dan
formulasi masalah, memilih salah satu alternatif, dan mengevaluasi efektivitas
keputusan. Jadi, pembuatan keputusan tidak hanya sekedar memilih diantara
alternatif-alternatif, melainkan merupakan suatu proses yang menyangkut
kegiatan tertentu.
Langganan:
Komentar (Atom)

