Sabtu, 14 Juli 2018

Yuk, Belajar Tenses dalam Bahasa Inggris!


Pada dasarnya, untuk dapat menguasai bahasa Inggris ini modal utama yang harus dikuasai adalah mencakup masalah Tenses. Ada berbagai macam sumber yang mengatakan bahwa apabila kita sudah menguasai tenses-tenses yang tersedia di dalam ilmu bahasa Inggris, maka itu berarti kita sudah menguasai 60% kemampuan berbahasa Inggris. Setelah itu, kita hanya tinggal mengembangkan 40% sisanya dengan belajar ilmu-ilmu lain dalam berbahasa Inggris.
Alasan kenapa kita harus bisa menguasai tenses adalah karena dalam aktivitas berbahasa Inggris seperti speaking atau writing, kita tentu akan menggunakan tenses dalam penerapannya agar supaya orang lain mengerti apa yang kita maksud dan hendak disampaikan.

                Ayo, simak beberapa Tenses dalam bahasa Inggris tersebut.

Senin, 12 Maret 2018

Bandung, 2015


Three years ago, I with friends on a band goes to Bandung.  That just beginning vacation to Puncak, Bogor, but we want to take a few days away, that is a Bandung. We go to Bandung with motorcycles, it’s not bad because it so far from Bogor to Bandung. Just a little budget we determined to vacation.

2 PM we’ve been on the way to Bandung. On the way we so confused go to where, but we arrive in Alun-alun, Bandung on 7 PM. It’s so crowded on this town, beautiful. We see crowd on Gedung Sate’s front. We walk through around it, buying some snack, it so really comfortablility. After we tired, we rest on Masjid Raya Bandung, because we have back to Bogor.

Sabtu, 27 Januari 2018

Area Pengendalian

Pengendalian TI didefinisikan sebagai suatu pernyataan hasil yang diinginkan atau maksud yang dicapai oleh prosedur pengendalian implementasi dalam kegiatan TI khusus. 
Terdapat 15 area pengendalian, sebut dan jelaskan.

Cobit

Tentang COBIT
COBIT (Control Objectives for Information and Related Technology) adalah sebuah proses model yang dikembangkan untuk membantu perusahaan dalam pengelolaan sumber daya teknologi informasi (IT). Proses model ini difokuskan pada pengendalian terhadap masing-masing dari 34 proses IT, meningkatkan tingkatan kemapanan proses dalam IT dan memenuhi ekspektasi bisnis dari IT. COBIT menciptakan sebuah jembatan antara manajemen TI dan para eksekutif bisnis. COBIT mampu menyediakan bahasa yang umum sehingga dapat dipahami oleh semua pihak. Adopsi yang cepat dari COBIT di seluruh dunia dapat dikaitkan dengan semakin besarnya perhatian yang diberikan terhadap corporate governance dan kebutuhan perusahaan agar mampu berbuat lebih dengan sumber daya yang sedikit meskipun ketika terjadi kondisi ekonomi yang sulit.
Fokus utama dari COBIT ini adalah harapan bahwa melaui adopsi COBIT ini, perusahaan akan mampu meningkatkan nilai tambah melalui penggunaan TI dan mengurangi resiko-resiko inheren yang teridentifikasi didalamnya.